Forum Diskusi

beragam gaya sengketa di Kota Tarakan

beragam gaya sengketa di Kota Tarakan

oleh Pengguna terhapus -
Jumlah balasan: 2
Ancaman sengketa yang dialami oleh KPHL Tarakan sangatlah besar mengingat kawasan hutannya dikelilingi oleh pemukiman penduduk. selain itu, mudahnya akses keluar masuk kawasan hutan juga menjadi kendala tersendiri terhapdap pengelolaan hutan dan kawasan hutan. Berdasarkan data inventarisasi sosekbud dan cek lapangan yang dilakukan kphl tarakan. Diketahui bahwa, telah terjadi penguasaan lahan secara ilegal untuk dipergunakan sebagai pemukiman, lahan pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan sebagainya di dalam kawasan hutan. selain bersengketa dengan pemerintah (KPHL Tarakan) antara masyarakat tersebut (individu/kelompok) masing-masing juga terjadi sengketa. jadi, pada dasarnya masyarakat tersebut terlihat memiliki sociosentris tinggi yang sebenarnya untuk menopang egosenterisnya yang tinggi. hal ini tentu menyulitkan dalam menentukan gaya bersengketanya karena Ancaman sengketa yang dialami oleh KPHL Tarakan sangatlah besar mengingat kawasan hutannya dikelilingi oleh pemukiman penduduk. selain itu, mudahnya akses keluar masuk kawasan hutan juga menjadi kendala tersendiri terhapdap pengelolaan hutan dan kawasan hutan. Berdasarkan data inventarisasi sosekbud dan cek lapangan yang dilakukan kphl tarakan. Diketahui bahwa, telah terjadi penguasaan lahan secara ilegal untuk dipergunakan sebagai pemukiman, lahan pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan sebagainya di dalam kawasan hutan. selain bersengketa dengan pemerintah (KPHL Tarakan) antara masyarakat tersebut (individu/kelompok) masing-masing juga terjadi sengketa. jadi, pada dasarnya masyarakat tersebut terlihat memiliki sociosentris tinggi yang sebenarnya untuk menopang egosenterisnya yang tinggi. hal ini tentu menyulitkan dalam menentukan gaya bersengketanya karena jika : 1. dilakukan tindakan preventif, masyarakat akan bersatu untuk pasang badang yang mengancam munculnya gaya sengketa Agitasi. 2. dilakukan mediasi, masyarakat cenderung memilih sesuatu yang sangat sulit diwujudkan seperti misalnya enclave. dan jika tidak ada solusi itu, maka mereka mengancam dengan gaya sengketa Agitasi. 3. Namun, jika masyakarakat disosialisasi satu persatu terlihat jelas bahwa mereka mengambil gaya menghindar. Namun, jika diminta untuk menentukan gaya bersengketa yang paling pas terhadap masalah tersbut diatas, maka saya masih lebih condong terhadap gaya akomodaNamun, jika diminta untuk menentukan gaya bersengketa yang paling pas terhadap masalah tersbut diatas, maka saya masih lebih condong terhadap gaya akomodasi.
Sebagai balasan Pengguna terhapus

Re: beragam gaya sengketa di Kota Tarakan

oleh Ginanjar Saras Adhiguna -

selamat pagi pak afif..

menarik sekai, tentu yang bisa garis bawahi adalah status kepemilikan dari masyarakat yang ada disekitar kawasan hutan yang bersifat ilegal. dan sengketa atau konflik yang terjadi jika kita gambarkan terjadi beberapa arah antara masyarakat dengan pemerintah dan masyarakat dengan masyarakat sendiri dan terjadi beberapa gaya bersengketa secara objektif dilapangan. tetapi memang kita tidak bisa dalam membuat keputusan secara gegabah  perlu adanya mediasi dan fasilitasi dari proses akomodasi dan jika perlu adanya gaya kolaboratif yang mana ada negosiasi antara pihak pemerintah dengan ppihakn masyarakat dan juga antara kelompok masyarakat satu dengan lainnya agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan.

Bagaimana untuk jenis konflik yang terjadi? apakah masih laten, permukaan ataukah sudah terbuka?

Sebelumnya pak afif pernah menggunakan AGATA dalam menganalisis konflik yang terjadi?

Sebagai balasan Ginanjar Saras Adhiguna

Re: beragam gaya sengketa di Kota Tarakan

oleh Pengguna terhapus -
Konflik yang terjadi di tarakan memang masih laten. namun, ini seperti sebuah bensin yang tinggal menunggu percikan api untuk meledak kapan saja.


saat ini saya belum pernah menggunakan AGATA untuk menganalisis masalah konflik tersebut. hanya dari beberapa data dan informasi yang kami kumpulkan dilapangan.